Arsip

Posts Tagged ‘purworejo’

Alumni SMK Negeri 1 Purworejo, Kumpul di Grup ALL SMEKZA Aja


Setelah sekian tahun lulus dari SMK Negeri 1 Purworejo, tentu kamu kangen dengan suasana di Sekolah yang dulu namanya STM Negeri. Kebanyakan orang tua di Purworejo tidak tahu kalau kita ngomong SMK Negeri 1 Purworejo, mereka tahunya STM Negeri. Kondisi SMK Negeri 1 Purworejo sekarang sudah sangat jauh berbeda dengan yang dulu. Apalagi beberapa tahun terakhir mendapatkan banyak bantuan dari pemerintah. Sekarang sudah menjelma menjadi sekolah modern yang sangat bagus. Bahkan bisa dibilang paling bagus di Purworejo.

Lihat saja dari luar. Kamu akan melihat dua pintu gerbang satu arah. Yang kiri digunakan untuk keluar (ada tulisan Out) dan sebelah kanan digunakan untuk masuk (ada tulisan In). Kombinasi warna di pagar sangat indah. Arsitektur dan warna gerbangnya juga keren. Baca selanjutnya…

Berkat Celengan, PBB Desa Kaligono Lunas

Februari 20, 2012 1 komentar

Warga masyarakat Desa Kaligono Kaligesing perlu dicontoh oleh warga yang lain. Dengan menggunakan “celengan”, mereka mampu membayar Pajak Bumi dan Bangunan ( PBB) lunas setiap awal tahun. Kepala desa Kaligono Suroto mengungkapkan, warga membayar tanggungan tersebut menggunakan uang tabungan yang sudah di kumpulkan sejak setahun terakhir. Pembukaan tabungan untuk membayar PBB tahun 2012 Secara simbolis telah di lakukan oleh Bupati Purworejo Drs H Mahsun Zain MAg di balai desa setempat (14/2). Ikut membuka celengan Ketua DPRD Yuli Hastuti, unsur PKK Kabupaten dan Camat Kaligesing Agus Ari Setiadi SSos. Baca selanjutnya…

Kategori:Berita Tag:, ,

Gedung Pengadilan Agama Purworejo Diresmikan

Februari 18, 2012 Tinggalkan komentar

Pembangunan Gedung Pengadilan Agama Purworejo yang berlokasi di di Jalan Lingkar Barat No. 5 Purworejo, telah diresmikan. Menurut Ketua Pengadilan Agama Purworejo Drs Bahrudin, pelaksanaan peresmian gedung telah dilakukan bersamaan dengan Pengadilan Agama se Indonesia oleh Ketua Mahkamah Agung RI pada 11 Januari di Jakarta.

Pembangunan gedung dengan luas 500 m2 yang terdiri dari 2 lantai ini menelan dana Rp 1 milyar lebih, dengan lama pembangunannya sekitar lima bulan. Gedung lantai satu akan dimanfaatkan untuk ruang sidang I, ruang Pansek, ruang kepaniteraan dan ruang kesekretariatan. Sedangkan lantai dua dialokasikan untuk ruang Ketua, Wakil Ketua, ruang hakim dan ruang rapat. Baca selanjutnya…

Kategori:Berita Tag:, ,

Guru SMA N 3 Purworejo Menjuarai Lomba Blog Se-Indonesia

Februari 17, 2012 9 komentar

Email

Guru SMAN 3 Purworejo Trisni Atmawati SSi berhasil menjuarai Lomba Blog Guru yang diselenggarakan http://www.wijayalabs.com. Lomba Blog Guru se-Indonesia ini diikuti sekitar 261 peserta dan diambil 20 peserta sebagai finalis berdasarkan ranking teratas di search engine google.

 

Dari hasil penilaian dewan juri diperoleh 3 juara yaitu juara I Trisni Atmawati dari Kabupaten  Purworejo  dengan blog nya http://www.trisniatma.com, juara II Andri Kurnia Septa dari Kabupaten Blitar dengan blog nya Baca selanjutnya…

Kategori:Berita Tag:, , , ,

Daftar Alamat Web Sekolah Di Purworejo

Oktober 26, 2011 2 komentar

Inilah daftar alamat web atau blog Sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Purworejo :

SMK :
smkn1pwr.net (SMKN 1 Purworejo)
smkn8purworejo.sch.id (SMKN 8 Purworejo)

SMA :
sma1purworejo.sch.id Baca selanjutnya…

Berkunjung ke Museum Tosan Aji Murah dan Bermanfaat

Oktober 1, 2011 4 komentar

1308790726205632756

Liburan sekolah sering jenuh karena tidak ada kegiatan bermanfaat yang bisa dilakukan. Namun, bila kita berkunjung ke Museum Tosan Aji (MTA) kita akan dapati banyak pengetahuan sekaligus bisa merefresh pikiran kita.

Museum Tosan Aji didirikan atas gagasan Gubernur Jawa Tengah, Bapak Soepardjo Roestam dan mantan Menteri Polkam Bapak Jendral Soerono dengan maksud untuk melestarikan budaya bangsa yang bernilai tinggi berupa “TOSAN AJI”.

Museum yang berada dibekas gedung pengadilan Purworejo tepatnya di jalan Mayjen Sutoyo No. 10 Purworejo ini dibuat dengan gaya arsitektur dari “Eropa” karena bangunan ini tidak lain adalah bekas pengadilan tempo dulu.

Disana kita bisa melihat bermacam-macam koleksi Tosan Aji. Diantaranya seperti : Keris, Tombak, Cundrik, Pedang, Kudi, Payung Berujung Tombak dan Alat-alat perawatan pembuatan Tosan Aji dari Bahan sampai Jadi.

Di setiap koleksi Tosan Aji itu ada penjelasan singkatnya.

Kurang lebih setahun yang lalu, Tosan Aji bertambah 1 penghuni.

1308792017568002973

Anda pasti pernah mendengar benda yang bernama jenglot. Sebuah benda yang diyakini banyak orang mengandung tuah itu sudah lekat dalam kehidupan masyarakat. Bahkan tidak sedikit yang meyakini jenglot sebagai “makhluk hidup” yang memiliki energi supranatural dan kekuatan magis yang bisa berpengaruh bagi kehidupan si empunya. Jika selama ini Anda hanya mendengar nama tapi belum pernah melihat bentuknya, mungkin untuk menjawab rasa penasaran, Anda bisa mengunjungi museum tosan aji (MTA) yang ada di jalan Mayjend Sutoyo, Purworejo.
Diceritakan Tri, jenglot yang diberi nama Bethoro Untung itu sebenarnya termasuk “tamu tak diundang”. Kedatangannya dan kemudian menjadi penghuni MTA bermula saat salah satu karyawan MTA bernama Subowo dari temannya yang bernama Untung, warga Magelang. “Pak Untung datang kesini dan menemui Mas Bowo. Dia membawa jenglot yang kemungkinan laki-laki. Entah pertimbangannya apa, benda itu diberikan Mas Bowo,” ujarnya menjelaskan asal mula koleksi jenglot tersebut. Namun, setelah mendapatkan barang yang dianggapnya aneh itu, Bowo tidak berani membawanya pulang. Selanjutnya, atas kesepakatan bersama diputuskan disimpan bersama benda bersejarah lainnya di museum.

Cuma dibutuhkan 1000 sampai 2000 rupiah untuk bisa melihat-lihat koleksi Tosan Aji.

Kalau ada wisata yang murah dan bermanfaat, kenapa tidak?

Karnaval Rangkap, Hari Kemerdekaan dan Hari Jadi Purworejo

September 25, 2011 2 komentar

13168660332015403754

Kenapa saya menulis judul tulisan ini dengan “Karnaval Rangkap….”? Ya…Karena karnaval yang biasanya dilaksanakan dua kali dalam setahun di kabupaten Purworejo ini, kali ini dilakasanakan atau di rangkap menjadi satu kali karnaval pada hari ini, Sabtu 24 September 2011. Yaitu karnaval hari kemerdekaan RI yang jatuh pada tanggal 17 Agustus yang diundur karena sedang menghormati  bulan ramadan dan karnaval hari jadi Purworejo yang jatuh pada tanggal 5 Oktober mendatang. Dikhawatirkan kalau karnaval diadakan pada bulan ramadan, akan banyak peserta maupun penonton yang tidak berpuasa.

Acara karnaval ini benar-benar mengundang banyak sekali perhatian warga Purworejo.  Sekitar separuh warga Purworejo berhamburan tidak jauh dari alun-alun terbesar se-Jawa Tengah ini yang merupakan pusat kota. Dari bayi yang beumur kurang dari setahun hingga nenek yang untuk jalan pun sudah susah datang menyaksikan keramaian karnaval.

Peserta karnaval meliputi beberapa sekolah yang ada di Kabupaten Purworejo yaitu SD, SMP, MTs, SMA, SMK, dan beberapa peserta adalah masyarakat umum. Yang ditampilkan dalam karnaval ini berbeda dari masing-masing peserta, sesuai dengan kreativitas para peserta. Ada pakaian adat jawa, bali, aceh, papua, dan pakaian-pakaian adat lainnya yang ada di Indonesia. Tarian adat jawa, kuda lumping, ndolalak, nyanyian lagu daerah, dan lagu dangdut pun ditampilkan dengan apik. Paskibra, gerak jalan, dan drumband yang dipimpin oleh beberapa orang Mayoret berada dibarisan paling depan dari masing-masing peserta.

Karnaval ini tidak sekedar karnaval biasa yang bisa sesukanya. Tapi para peserta dituntut untuk menampilkan kreativitas sebagus mungkin, karena ada dewan juri yang menilai penampilan mereka. Start jam satu siang dari alun-alun Purworejo, kemudian para peserta di nilai oleh para juri ketika para peserta melewati depan kantor bupati, dan melanjutkan perjalanan mengelilingi kota Purworejo dengan rute yang telah ditentukan. Dan mereka finish juga di alun-alun Purworejo.

“1600” height=”1200″ />

Kenapa saya menulis judul tulisan ini dengan “Karnaval Rangkap….”? Ya…Karena karnaval yang biasanya dilaksanakan dua kali dalam setahun di kabupaten Purworejo ini, kali ini dilakasanakan atau di rangkap menjadi satu kali karnaval pada hari ini, Sabtu 24 September 2011. Yaitu karnaval hari kemerdekaan RI yang jatuh pada tanggal 17 Agustus yang diundur karena sedang menghormati  bulan ramadan dan karnaval hari jadi Purworejo yang jatuh pada tanggal 5 Oktober mendatang. Dikhawatirkan kalau karnaval diadakan pada bulan ramadan, akan banyak peserta maupun penonton yang tidak berpuasa.

Acara karnaval ini benar-benar mengundang banyak sekali perhatian warga Purworejo.  Sekitar separuh warga Purworejo berhamburan tidak jauh dari alun-alun terbesar se-Jawa Tengah ini yang merupakan pusat kota. Dari bayi yang beumur kurang dari setahun hingga nenek yang untuk jalan pun sudah susah datang menyaksikan keramaian karnaval.

Peserta karnaval meliputi beberapa sekolah yang ada di Kabupaten Purworejo yaitu SD, SMP, MTs, SMA, SMK, dan beberapa peserta adalah masyarakat umum. Yang ditampilkan dalam karnaval ini berbeda dari masing-masing peserta, sesuai dengan kreativitas para peserta. Ada pakaian adat jawa, bali, aceh, papua, dan pakaian-pakaian adat lainnya yang ada di Indonesia. Tarian adat jawa, kuda lumping, ndolalak, nyanyian lagu daerah, dan lagu dangdut pun ditampilkan dengan apik. Paskibra, gerak jalan, dan drumband yang dipimpin oleh beberapa orang Mayoret berada dibarisan paling depan dari masing-masing peserta.

Karnaval ini tidak sekedar karnaval biasa yang bisa sesukanya. Tapi para peserta dituntut untuk menampilkan kreativitas sebagus mungkin, karena ada dewan juri yang menilai penampilan mereka. Start jam satu siang dari alun-alun Purworejo, kemudian para peserta di nilai oleh para juri ketika para peserta melewati depan kantor bupati, dan melanjutkan perjalanan mengelilingi kota Purworejo dengan rute yang telah ditentukan. Dan mereka finish juga di alun-alun Purworejo.

%d blogger menyukai ini: