Cerpen

Berita Unik, Fakta Unik dan Semua Yang Menarik ada DISINI

karena panti Asuhan

“Sudah siap Nda…? jam sepuluh kia berangkat!” teriak ayah. Ayah baru selesai mengepak baju-baju bekas ke dalam kardus besar. Seminggu ini ayah rajin mengumpulkan sumbangan baju-baju pantas pakai. Baju pantas pakai ini akan disumbangkan ke Panti Asuhan.
Swarinda cemberut. Ia malas ikut ayahnya. Minggu padi ini ia ingin bermalas-malasan di rumah.
“Apa salahnya jika sekali ini saja kamu ikut ayah ke Panti Asuhan, Nda?” Bujuk ayah.
“Yah, kita itu orang miskin dankita tidak punya kewajiban menolong mereka, lagi pula Swarinda sudah tidak punya ibu lagi.” Kata Swarinda.
“Tapi tidak ada salahnya kita beramal.” Cetus ayah.
“Beramal? Memang selama ini ada orang kaya yang beramal kepada kita Yah?” jawab Swarinda kesal.
“Kamu jangan egois dan jangan mencontoh orang-orang kaya. Mereka sudah lupa bahwa harta yang mereka miliki adalah titipan Allah. Ayolah Nda, kita ke panti asuhan, sekecil apapun kita berbuat baik, Allah pasti akan membalas kebaikan kita.” Terang ayah.
Ayah terus membujuk. Akhirnya Swarinda ikut. Di dalam ecak, ia diam saja sebagai tanda protesnya terhadap ayahnya. Ayah hanya tersenyum. Ayah tahu kekesalan putri tunggalnya.Baca Kelanjutannya…..

Mohon maaf kalau cerpen yang Anda cari belum lengkap, mungkin akan dipostingkan lain kali…

  1. Belum ada komentar.
  1. November 30, 2011 pukul 8:48 am
  2. Januari 1, 2012 pukul 3:43 pm
  3. Januari 24, 2012 pukul 1:29 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: