Beranda > Kata-kata Mutiara > Menikah itu Cuma Sekali, Jangan “Asal Nikah”

Menikah itu Cuma Sekali, Jangan “Asal Nikah”


Masih remaja kok udah pada nikah?

Pernikahan itu seharusnya dilakukan oleh dua insan yang saling mencintai dan sudah siap lahir batin. Setelah nikah nanti keduanya bisa membesarkan anaknya dengan baik. Bukan seneng bikin anak tapi tidak mau mengurusnya. Kalau seperti itu kan kasian anaknya.

Fenomena nikah muda saat ini bukan menjadi perkara asing lagi. Bahkan banyak yang menikah sebelum menamatkan sekolahnya. Katanya sih udah bener-bener saling mencintai. Tapi setelah menikah, cek-cok dan tiap hari bertengkar.Menjalani kehidupan rumah tangga itu tidak semudah yang dibayangkan. Jangan untuk ukuran yang masih muda, yang sudah berumur pun ketika baru-baru nikah akan mengalami sulitnya menjadi kehidupan bersama.

 

Sebenarnya apa yang dicari dari pernikahan muda?

Nikah itu kan untuk membangun keluarga baru. Untuk menjalankan ibadah juga. Tapi kan ada saatnya. Jangan mau masa muda terbuang. Ketika teman-teman masih asyik bermain-main dengan temannya, kamu malah sudah harus mengurus keluargamu. Ketika teman-teman kamu masih berjuang kuliah atau merintis karir, kamu sudah harus mengurus pekerjaan rumah tangga. Kamu tidak akan bisa lagi bermain-main seperti teman-teman kamu yang masih lajang. Kamu tidak bisa menikmati kebebasan. Masa muda yang harusnya kamu rasakan harus hilang terganti dengan masa dimana seharunya kamu belum alami.

Nikmatilah masa mudamu itu dulu. Nanti kamu juga bakal merasakan kebahagian bersama pasanganmu kalau sudah saatnya. Waktu itu akan bisa kembali apalagi dibeli. Pikirkan matang-matang setiap tindakan yang kamu perbuat. Apa dampaknya kalau melakukan hal-hal itu.

 

Tapi kalau sudah Accident dulu gimana?

Ya kalau itu sih mau nggak mau memang harus segera dinikahkan. Tapi kan seharusnya kamu bisa mencegah terjadinya kecelakaan itu. Jangan bangga mendapat gelar MBA.

Fokus dengan masa depan dan sibuk dengan berbagai kegiatan akan membuat kamu tidak melakukan seperti itu. Apalagi kalau ibadah kamu kepada sang pencipta taat. Kamu akan memiliki iman untuk tidak melakukan hal-hal yang berbau dosa besar seperti.

 

Menikah itu sekali untuk seumur hidup. Jadi, jangan asal nikah aja. Kalau bisa sih pernikahan itu berkesan. Benar-benar suatu kejadian yang tidak akan pernah bisa dilupakan seumur hidup. Kalau cuma asal di penghulu aja sih nggak ada kesannya sama sekali.

Ingat, wanita yang baik akan dijodohkan dengan laki-laki yang baik, sebaliknya yang buruk akan mendapat yang buruk.

Dalam hal ini bukan baik atau buruknya rupa, tapi baik buruknya hati.

 

Coretan klasik si Andi

Tentang sebuah esensi hidup

Medan, 1 September 2013, 10:10

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: