Beranda > Matematika, Pendidikan > Jangan Bilang Susah Menghadapi Soal Matematika!

Jangan Bilang Susah Menghadapi Soal Matematika!


Kesulitan mempelajari matematika memang dialami banyak orang. Dari mulai SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi ilmu hitung-menghitung ini menjadi momok yang tidak mudah untuk dikuasai. Namun, tidak sedikit juga orang yang justru sangat menyukai menghitung angka-angka pada matematika. Bahkan ia sangat suka bila memecahkan persoalan yang super sulit sekalipun.

Albert Einstein pernah berkata,

Saya tidak memiliki suatu bakat, saya hanya ingin tahu

Dari kalimat yang dilontarkan sang ilmuan itu kita bisa mengambil kesimpulan bahwa kita tidak perlu memiliki bakat tersendiri untuk mahir di ilmu Matematika. Memang sih IQ juga menentukan seberapa cepat orang bisa memahami suatu persoalan dan bermain dengan logika untuk memecahkan suatu masalah. Tapi selama ada kemauan belajar yang tinggi pasti bisa cepat memahami permasalahan di Matematika.

Gambarannya begini, kalau orang-orang yang memang sudah menyukai matematika sejak kecil itu hanya perlu belajar satu kali untuk suatu persoalan, maka kamu harus mau sabar untuk mempelajari dua, tiga, sampai sepuluh kali untuk mempelajari persoalan yang sama. Jangan mengeluh akan hal itu, lakukanlah! Karena itu proses, proses perbaikan dari kesalahan yang kamu buat sendiri. Kenapa sejak kecil kamu tidak menyukai matematika?

Hhhehheeee…

Bukan, itu bukan kesalahan diri seseorang. Karena sewaktu kecil kita belum mengerti apa-apa yang kita butuhkan. Kita hanya melakukan berdasarkan naluri dan tergantung dengan lingkungan sekitar juga.

Setelah berbaur dengan orang-orang pintar di sekolah kamu ingin bisa seperti mereka yang bisa dengan cepatnya menguasai pelajaran matematika yang diberikan oleh seorang guru. Yakinlah, kamu bisa seperti mereka. Sekali lagi, butuh proses. Kamu butuh proses yang lebih lama untuk membuka pikiran kamu.

Bisa itu karena Kebiasaan

Seseorang bisa melakukan sesuatu itu karena mereka sudah memiliki kebiasaan akan hal itu. Pernahkah kamu berpikir bagaimana seorang mekanik bisa memperbaiki mobil yang rusak, seorang wartawan bisa menuliskan berita dengan sangat cepat, seorang gitaris bisa memetikkan senar-senar gitarnya dengan mahir, seorang tukang ketik bisa mengetik dengan begitu cepat tanpa melihat tombol-tombol yang ada di keyboard?

Menurut kamu, apakah mereka bisa menjadi ahli dibidang itu karena memang itulah bakat mereka?

Tidak, mereka tidak memiliki bakat akan bidang itu. Bahkan mereka awalnya tidak menyukai dengan bidang itu. Karena kebiasaanlah mereka bisa melakukan itu semua.

Begitu juga dengan matematika, kalau kamu ingin mahir menguasai ilmu matematika, biasakanlah diri kamu dengan persoalan-persoalan matematika. Pelajari dasar dan rumusnya terlebih dahulu. Kemudian kerjakan soal-soalnya. Pecahkan permasalah yang tersulit. Dan jangan pernah berkata “ADUH…” ketika kamu melihat soal matematika yang rumit.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: