Beranda > Sapa Pagi > Sapa Pagi : Apes Aku Pagi Ini!

Sapa Pagi : Apes Aku Pagi Ini!


Setelah semalam terlelap, kini pagi datang kembali menyambutku dengan udara dingin yang membuat selimut yang kupakai tak mau pisah dari tubuhku. Tubuh ini malas agaknya untuk bangun dari tempat tidur. Padahal ayam-ayam jantan sudah berlomba meneriakkan suara-suaranya, burung-burung pun tak kalah menyanyikan kicauan khas yang berirama. Tapi tetap saja tubuh terasa enggan untuk pergi dari tempat tidur.
“Bangun, Li! Lihat ini udah jam berapa?” teriak seorang wanita tua dari balik pintu kamarku.
“Hooaaahh…” Aku hanya menguap lirih dan mengabaikan suara wanita tua yang tak lain adalah Ibuku.
Setelah berkali-kali memanggil, sementara aku tak kunjung menjawab. Akhirnya ibu memutuskan untuk masuk kekamarku sambil membawa segayung air.
“Bangun! Bangun! Anak gadis kok males-malesan gitu. Ayo bangun! Bangun!” dengan nada tinggi dan menyiramkan air yang ia bawa kewajahku.
Spontan aku langsung tersentak. “Ahh… Ibu… Lia kan masih nguntuk, Bu. Lagian ini juga masih pagi.”
“Kamu bilang ini masih pagi, coba liat ini udah jam berapa? Kamu mau sekolah nggak?”
Aku mengambil hp yang ada diatas meja belajarku, jam menunjukkan setengah tujuh.
“Waduhhh… Aku kan masukkan kelas jam tujuh kurang seperempat. Kenapa Ibu nggak bangunin aku dari tadi si.”
“Ibu udah teriak-teriak sampai suara hampir habis, tapi dasar kamunya aja yang ngebo! Yaudah buruan mandi gih! Ibu ma…”
Ibu belum selesai bicara, aku langsung pergi kekamar mandi. Tak perlu menghabiskan banyak waktu hanya untuk sekedar mandi karena memang waktu sudah memburuku. Tidak sampai lima menit aku sudah rapih dengan seragam sekolahku. Aku langsung pamitan dengan Ibu.
“Ehh… itu makanannya belum dimakan” Teriak Ibu karena aku langsung lari berangkat sekolah. “Huuhhh… Dasar anak jaman sekarang, susah disuruh disiplin.” Menggelengkan kepala.
Beruntung jarak rumahku ke sekolah cukup dekat. Dengan berlari tidak sampai lima menit bisa sampai di sekolah. Tapi karena memang berangkat dari rumah saja aku sudah telat, pintu gerbang sekolah pun sudah ditutup.
“Yahh.. telat dah…”
Mesti nunggu pukul tujuh tepat agar pintu gerbangnya dibuka kembali. Aku berharap ada teman lain yang terlambat agar aku ada temannya. Tapi sampai pintu gerbang kembali dibuka, tak kunjung satu orang pun yang datang. Mungkin memang cuma aku yang terlambat hari ini.
“Kamu kenapa terlambat?” tanya seorang satpam yang bertugas hari itu.
“Anu pak… tadi jalanan macet” aku membuat alasan yang bohong agar tidak dimarahi satpam itu.
“Yaudah kamu tanda tangan di sana, terus kamu ambil daun-daun yang ada di kebun dan taman!”
“Yaa, Pak…!” Jawabku dengan sangat tidak ikhlas.
Aku melapor kalau hukuman yang satpam itu berikan sudah aku kerjakan semua. Kemudian aku disuruh masuk kelas. Naas lagi, aku baru ingat kalau hari ini jam pertama adalah pelajaran fisika, dan ada tugas rumah yang harus dikerjakan. Jangankan mengerjakan, ingat tugasnya pun baru sekarang.
“Maaf, Pak… Saya terlambat”
“Lihat cuma kamu yang terlambat… yaudah cepat kamu duduk dibangku kamu!” Suruh guru fisikaku. “Oiya… mana tugasmu yang bapak berikan minggu lalu?” Sambungnya.
“Maaf, Pak… buku saya ketinggalan dirumah” sedikit nyengir aku menjawab pertanyaan guru itu.
“Alasan…! Sekarang kamu kerjakan 10 soal ini”
“Mati aku, belajar aja enggak malah disuruh ngerjain soal. Mana bisa aku.” Gerutuku dalam hati sambil melangkah menuju kedepan dengan keberanian yang terpaksa.

By : Andi Aryatno
Purworejo, 22 Februari 2012=====Hanya Sebuah Fiksi=====

Terkait

Sapa Pagi : Selamat Pagi Dunia

Sapa Pagi : Kata Indah Menyambut Pagi

Semangat Pagi Hari Bukan Dari Kopi, Tapi Tergantung Pikiran

Sapa Pagi : Puisi Selamat Pagi

Sapa Pagi: Risalah Sang Pencipta

(Puisi) Selamat Datang Pagi

Mentari Pagi dan Secangkir Kopi

Ucapan Selamat Pagi Romantis

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: