Beranda > Berita > Para Jenius Dalam Bidang Ingatan

Para Jenius Dalam Bidang Ingatan


Inilah 10 Genius dalam bidang ingatan yang terekam dalam buku-buku referensi yang melegenda :
– Imam Bhukari
Adalah periwayat dan ahli medis yang terkenal. Sejak kecil, dia telah menunjukkan bakatnya yang cemerlang dan luar biasa. Ketajaman ingatan dan hafalnya melebihi orang lain. Dia menghafal 300.000 hadis.

– Dario Donatelli
Memecahkan rekor ingatan dunia dengan mengucapkan kembali rangkaian 73 angka dalam 48 detik setelah diperdengarkan. Rekor dunia sebelumnya dicatat pada 1911 dengan rangkaian 18 angka.

– Pendeta David Misenheimer
Dari Charlotte, California Utara, Amerika Serikat, mampu mengingat nama dan wajah dengan baik. Setiap minggu, dia menyalami tiap jamaahnya, tetapi bahkan dapat mengingat nama orang yang berkunjung hanya satu kali ke gerejanya enam bulan sebelumnya.

– Arturo Toscanni
Dapat mengingat semua nada setiap instrumen dari 250 simfoni ditambah dialog dan musik dari 100 opera.

– Hideaki Tomoyori
Dari Yokohama, Jepang, mengingat nilai pi hingga 40 ribu desimal dan memecahkan rekor sebelumnya yang mencapai 10 ribu desimal.

– Kardinal Mezzofani
Dapat berbicara dalam emam puluh (60) bahasa dengan baik.

– Kautamana
Seorang kepala suku Maori dari Selandia Baru. Mampu mengingat seluruh sejarah sukunya dari 45 generasi selama seribu tahun. Setiap pemaparan sejarah per sejarah memakan waktu tiga hari.

– Stephen Powelson
Pensiunan akuntan dari Los-Longes-an-Josas, Prancis, mengingat lebih dari 14.300 baris dari keseluruhan 15.693 baris karya Homer, Illiad, yang tertulis dalam bahasa klasik Yunani. Ingatan tersebut dilatih Powelson selama sepuluh tahun dan dia memulainya saat berusia emam puluh tahun (60).

– Christian Friedrich Hermaker
Bayi genius dari Lubeck, Jerman, lahir pada 1712. Pada usia sepuluh bulan, dia mampu mengingat setiap kata yang didengarnya. Usia tiga tahun, dia dapat berbicara Latin dan Prancis, dan memahami injil, geografi, dan sejarah dunia secara komprehensif. Sayangnya, anak genius tersebut meninggal pada usia empat tahun setelah dia meramalkan kematiannya sendiri.

– Antonio de Marco Magliabechi
Seorang warga Itali yang lahir pada 1633, menggunakan ingatan fotografik dan penguasaan membaca cepatnya untuk mendemonstrasikan bagaimana ia dapat menulis seluruh isi buku setelah membacanya satu kali.
(si Andi)

dari berbagai sumber

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: