Beranda > Berita > Berkunjung ke Museum Tosan Aji Murah dan Bermanfaat

Berkunjung ke Museum Tosan Aji Murah dan Bermanfaat


1308790726205632756

Liburan sekolah sering jenuh karena tidak ada kegiatan bermanfaat yang bisa dilakukan. Namun, bila kita berkunjung ke Museum Tosan Aji (MTA) kita akan dapati banyak pengetahuan sekaligus bisa merefresh pikiran kita.

Museum Tosan Aji didirikan atas gagasan Gubernur Jawa Tengah, Bapak Soepardjo Roestam dan mantan Menteri Polkam Bapak Jendral Soerono dengan maksud untuk melestarikan budaya bangsa yang bernilai tinggi berupa “TOSAN AJI”.

Museum yang berada dibekas gedung pengadilan Purworejo tepatnya di jalan Mayjen Sutoyo No. 10 Purworejo ini dibuat dengan gaya arsitektur dari “Eropa” karena bangunan ini tidak lain adalah bekas pengadilan tempo dulu.

Disana kita bisa melihat bermacam-macam koleksi Tosan Aji. Diantaranya seperti : Keris, Tombak, Cundrik, Pedang, Kudi, Payung Berujung Tombak dan Alat-alat perawatan pembuatan Tosan Aji dari Bahan sampai Jadi.

Di setiap koleksi Tosan Aji itu ada penjelasan singkatnya.

Kurang lebih setahun yang lalu, Tosan Aji bertambah 1 penghuni.

1308792017568002973

Anda pasti pernah mendengar benda yang bernama jenglot. Sebuah benda yang diyakini banyak orang mengandung tuah itu sudah lekat dalam kehidupan masyarakat. Bahkan tidak sedikit yang meyakini jenglot sebagai “makhluk hidup” yang memiliki energi supranatural dan kekuatan magis yang bisa berpengaruh bagi kehidupan si empunya. Jika selama ini Anda hanya mendengar nama tapi belum pernah melihat bentuknya, mungkin untuk menjawab rasa penasaran, Anda bisa mengunjungi museum tosan aji (MTA) yang ada di jalan Mayjend Sutoyo, Purworejo.
Diceritakan Tri, jenglot yang diberi nama Bethoro Untung itu sebenarnya termasuk “tamu tak diundang”. Kedatangannya dan kemudian menjadi penghuni MTA bermula saat salah satu karyawan MTA bernama Subowo dari temannya yang bernama Untung, warga Magelang. “Pak Untung datang kesini dan menemui Mas Bowo. Dia membawa jenglot yang kemungkinan laki-laki. Entah pertimbangannya apa, benda itu diberikan Mas Bowo,” ujarnya menjelaskan asal mula koleksi jenglot tersebut. Namun, setelah mendapatkan barang yang dianggapnya aneh itu, Bowo tidak berani membawanya pulang. Selanjutnya, atas kesepakatan bersama diputuskan disimpan bersama benda bersejarah lainnya di museum.

Cuma dibutuhkan 1000 sampai 2000 rupiah untuk bisa melihat-lihat koleksi Tosan Aji.

Kalau ada wisata yang murah dan bermanfaat, kenapa tidak?

  1. Oktober 6, 2011 pukul 3:51 am

    Hmmm. . . Kayanya seru nih. . .Kapan ya bisa main ke sana?

  2. Andi Aryatno
    Oktober 6, 2011 pukul 4:19 am

    kalau pas liburan maen aja mbak . . .:-)

  3. Mutiara Katon
    Januari 22, 2012 pukul 8:16 am

    weh , thx ms postingane .. mmbantu saya mngerjakan tugas ips q ..😀

    • Januari 25, 2012 pukul 4:46 am

      hhaahhaaa.,., kok bisa nyasar di blogku to Ra.,.,???

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: